Roy Hodgson Akui Sedih Mengenai Pemecatan Claudio Ranieri

Roy Hodgson Akui Sedih Mengenai Pemecatan Claudio Ranieri

Manajer Crystal Palace Roy Hodgson menilai Claudio Ranieri 100 persen tak bisa disalahkan setelah dipecat oleh Fulham.

Pada Kamis (28/2) malam waktu setempat, Fulham mengumumkan bahwa pihaknya telah berpisah dengan manajer asal Italia tersebut, yang sejatinya baru empat bulan melatih The Cottagers.

Pekerjaan Ranieri kemudian akan diteruskan oleh asistennya yakni Scott Parker hingga akhir musim, dan Hodgson hanya bisa bersimpati atas pemecatan ini.

“Fulham itu adalah klub yang sangat dekat di hati saya,” kata Hodgson di acara London Football Awards. “Saya mendapati dua setengah tahun yang indah di sana dan ini menyedihkan untuk melihat mereka mengambil keputusan ini.

“Saya memilki empati besar untuk Claudio Ranieri. Dia mengambil pekerjaan itu setelah diminta dan dia melakukan itu dengan kehormatan luar biasa.

“Tentunya ini sulit baginya untuk mengubah keadaan karena saat pertama kali datang keadaannya sudah seperti itu.

“Mereka [Fulham] punya dua pelatih yang sangat bagus pada [Slavisa] Jokanovic dan Ranieri, dan kini mereka kehilangan keduanya. Saya yakin mereka akan mencari sosok ketiga.

“Simpati saya akan selalu bersama manajer dalam situasi itu karena saya 100 persen yakin Ranieri tidak pantas mendapatkannya.”

Facebook Comments

About The Author

Fans Liga Inggris, Maniak Kick and Rush, tapi belum pernah nonton langsung di Stadion Inggris Sono, paling banter nonton bola tarkam.

Related posts