Argentina Minta Kartu Merah Messi Di Copa America Dicabut?

Argentina Minta Kartu Merah Messi Di Copa America Dicabut?

Buenos Aires – Lionel Messi menerima kartu merah kontroversial di Copa America 2019. Badan Sepakbola Argentina (AFA) meminta CONMEBOL membatalkan kartu merah itu.

Kartu merah itu diterima Messi dalam kemenangan Argentina atas Chile 2-1 di laga playoff. Messi diusir ke luar lapangan bersama Gary Medel setelah keduanya bertikai.

Itu adalah kartu merah kedua dalam karier superstar Barcelona itu sejak 2005. Usai pertandingan, Messi protes dengan memboikot upacara pemberian medali.

Tidak sedikit yang menganggap bahwa Messi tidak selayaknya dikartu merah. Apalagi, Messi tidak menunjukkan perlawanan saat dikonfrontir oleh Medel.

Dengan kartu merah tersebut, Messi praktis akan dijatuhi hukuman larangan bertanding. Alhasil, sebuah dokumen yang turut ditandatangani Messi, telah dikirimkan kepada Komdis CONMEBOL.

Surat kabar La Nacion mengklaim, AFA berargumen bahwa pemain terbaik dunia lima kali itu tidak pantas diusir dan sebuah kartu kuning sudah cukup. Disebutkan pula bahwa andai hukuman itu tetap dijalankan, maka Messi mestinya menerima skorsing wajib larangan satu pertandingan saat Argentina melawan Chile di laga ujicoba pada 5 September 2019.

Akan tetapi, ada kekhawatiran lain dalam situasi Messi usai menuding Copa America korup dan sengaja mengatur Brasil memenangi turnamen itu. La Pulga bisa saja diskors selama dua tahun.

Akan Tetapi dibalik itu semua Messi disarankan meminta maaf seusai menuduh copa america penuh korupsi

“Saya akan menyarankan kepada Messi agar dia meminta maaf, karena mereka akan mengguncang dia dengan sanksi. AFA juga harus mendesak dan mengatakan kepadanya untuk meminta maaf atas apa yang dia katakan,” kata Gustavo Abreu, pengacara Argentina yang juga anggota Court Arbitation of Sport (CAS), kepada Radio Mitre yang dilansir Tyc Sports.

“Sungguh para pemimpinnya mendukung kata-kata Messi, karena para pemain bisa saja berbicara lewat mulunya tapi seharusnya tidak bisa begitu,” ujarnya.

Facebook Comments

About The Author

Related posts